[Got The Best Escape] - Happiness Kitchen & Coffee, Jagakarsa
Halo semuanya! Ya, sepertinya memang saya berpindah haluan,
ga kaya biasanya. Yang biasanya berbagi resep, sekarang berbagi cerita. Berbagi
cerita itu asik loh, apalagi kalau habis ke suatu tempat abis itu cerita-cerita
gitu. Tapi kalau ajak orang lain ngobrol orang lain kayak misalnya, temen, takutnya mereka ga ngerti, atau malah
bilang “GAK NGAJAK LU CUI”. Memang serba salah, exactly, jadi lebih enak memang
cerita lewat blog atau sejawat-sejawatnya. Jadi semacam review juga ya.
Suasana yang hening, sepi tapi ga nyeremin, adem, cozy,
quiet ga ribut gitu, ada musik yang slow jazzy gitu. Apa yang kamu pikirkan saat membaca ini, atau,
apa sih yang kamu bayangin dari deskripsi yang aku jelaskan diawal paragraf?
Yang pastinya coffee shop ya atau
bisa juga disebut dengan kedai kopi atau kafe juga bisa deh.
Akhir-akhir ini, ada sense banget buat ngopi. To be honest, aku memang bukan
pecinta kopi atau ahli dalam dunia per-kopi-an, ya cuma jadi penikmatnya saja.
Jadi jangan tanyakan jenis kopi apa yang mantap, atau cara membuat cappuccino, macchiato, atau bahkan flat white yang menurut ku itu sulit. Karena aku pun hanya penikmat nya, jadi cuma mengetahui poin-poin nya saja.
Nah, kemarin akhirnya saya dapat membayar imajinasi seperti
yang saya sebutkan tadi menjadi sebuah kenyataan. Namun
kali ini tidak terlalu sama seperti sama yang saya imajinasikan, hanya saja ini
bisa saya jadikan feed baru di Instagram saya karena tempatnya yang sangat
photogenic untuk sebuah tempat makan.
Sedikit cerita, sebelum akhirnya jadi sampai disini, saya
pernah melewatinya di suatu pagi di hari Sabtu. Kaget sih ya, ada aja bangunan seperti ini di jalan protokol. Se-terkejut itu? Iya nih. Karena seperti
yang kita tau, di Jakarta, kafe-kafe nya kebanyakan memiliki penampilan yang benar-benar kota banget, dan Happiness Kitchen & Coffee ini bisa jadi termasuk
minoritas dalam penampilannya kalau di daerah Jakarta dan sekitarnya, semacam Farmhouse di Lembang hahaha. Jadi saat itu juga saya bertekad, harus kesini suatu hari!hahaha
Yang bisa di nilai dari tempatnya
- Yang sebelumnya saya kira tempatnya itu kecil, jadi hanya di bagian outdoor depan dan di dalam kafe itu sendiri, tapi ternyata ada lagi sisi outdoor diposisi belakang kafe intinya, it means luas ya tempatnya.
- Homey, yes it is. Berasa ada di rumah ya (a little bit). Bagian outdoornya lucu banget, parah, warna nya pastel-pastel gitu. Tapi sayangnya belakangan ini kan lagi musim hujan, jadi sekitaran sisi outdoornya becek.
- Ada musik nya. Waktu itu sih lagi slow lagunya, pas banget sama suasana kafe yang saat itu lagi tenang. Btw, ada lagu MLTR (Michael Learns To Rock) yang saya bisa ikut sing alone disini, yup!
- Yang pertama ada Nasi Ayam Saus Telur Asin, yang lagi kekinian nih, jadi saya penasaran untuk mencoba. Yang saya pesan ini adalah varian dari saus yang tidak pedas, jadi kalo kamu mau yang pedas bilang aja sama pelayannya, dan memang tersedia juga menu versi pedas dan tidak pedas. Overall, ini sih enak banget, cuma kalo sausnya dibanyakin sedikit pasti lebih sedap, biar nyerap sampe ke nasi nya hahaha, dan memang ini sih ga ada garnish nya misal selada atau tomat, jadi lebih mantap sih kalo daun bawang nya di banyakin. Oh iya, ini harganya Rp 33.000. Ini nasi nya banyak, ayam nya banyak, worth it! Enak banget!
- Untuk minuman, saya pesan Ice Cappucinno, harganya Rp 32.000 untuk 1 gelas. Mahal sih emang. But, hey, jangan samakan ya kopi dalam kemasan yang biasa ada di toko swalayan dengan yang di jual kedai kopi (apalagi soal harga), karena memang kandungan kopi yang ada di toko swalayan tidak sebanyak (1%) yang di kedai kopi yang mahal namun kopi nya 100%, jadi memang mahal. Yang saya suka, gula cair untuk cappucinno nya sendiri dipisah, jadi rasa manisnya bisa sesuai selera masing-masing. Paling sih minusnya, es nya agak kebanyakan, dan juga es nya tidak dipisah seperti gulanya. Jadi tidak terlalu intens rasa nya karena es lama-kelamaan menjadi cair. Hmm, lain kali bisa request kali ya?
- Nah, ini yang paling juara menurut saya! Saya pesan juga Happiness Pizza, harganya Rp 44.000. Bentuknya kotak, bisa dibilang juga besar, Saya gatau lagi sih harus menilai pizza ini seperti apa, karena emang enak banget. Rotinya kenyal, pas tekstur dan rasanya. Sausnya itu pas banyaknya, walaupun memang sih ga banyak toppingnya. Cuma yang saya heran sih masih ada tepung-tepung nya gitu yang menempel di pizzanya, tapi ga masalah sih. Ini worth it banget!
- Roti Bakar Marshmallow
- Cinnamon Roll
Oke, by the way, saat kesini, saya mendapatkan minuman gratis di Happiness Kitchen & Coffee secara cuma-cuma Hanya dengan upload foto di Instagram, suasana nya atau makanannya, saya dapet 1 milkshake Tiramisu dengan kemasan nya yang berbentuk bohlam. Oke, disini saya paling suka sama sedotannya!
Nah, Happines Kitchen & Coffee ini lumayan sering loh ngasih menu gratis kepada pengunjungnya. Dengan follow Instagramnya @happineskc , dan kamu ikutin prosedur nya, kamu akan dapatkan menu gratis yang ditawarkan oleh pihak kafe.
Komentar
Posting Komentar
Hai, terima kasih sudah mampir di blog saya. Dalam berkomentar, gunakanlah bahasa yang sopan dan jelas. Jika dirasa ada pertanyaan yang bersifat terlalu privasi, anda bisa bertanya di fahiranurramadhani@gmail.com